Home > Solaris > Fitur ZFS dalam Solaris 10

Fitur ZFS dalam Solaris 10


ZFS menyajikan model penyimpanan ter-pool yang secara lengkap menghilangkan konsep volume dan masalah-masalah terkaitnya seperti partisi, provisioning, lebar pita yang terbuang tidak terpakai secara maksimal…

Ribuan sistem file dapat dibuat dari pool penyimpanan bersama, masing-masing sistem  file mengkonsumsi space yang dibutuhkan saja. Lebar pita gabungan semua perangkat di dalam pool tersedia untuk semua sistem file setiap saat…

Semua metadata dalam disk dialokasikan secara dinamis. ZFS menggunakan mekanisme “copy-on-write”  untuk semua operasi I/O. Ini artinya, ketika dilakukan perubahan data, semua perubahan data (dan meta-data) disalin. Setelah penyalinan lengkap, perubahan yang telah dilakukan telah konsisten…

Jika sistem mengalami kegagalan atau masalah, data orisinal masih dapat ditemukan. Ini meniadakan kebutuhan terhadap journaling/logging, dan menjalankan fsck. ZFS backups dan restore menggunakan snapshots. Tidak ada pembatasan praktis benyaknya snapshot, file, file system, atribut file, direktori, perangkat, atau penyimpanan data. ZFS menggunakan teknik pipelining (mirip CPU pipelining), caching, dan pre-fetching untuk meningkatkan paralellisme dan kinerja.

Berikut Cara Membuat ZFS dalam solaris 10, (Basic)

  1. Pertama, buat dulu file yang akan dijadikan ZFS
    # mkfile 128m /export/home/disk1
    Maksudnya adalah, file disk1 dengan ukuran 128 mega bytes
    maka akan keluar tampilan seperti dibawah ini,
    # ls -lh /export/home
    total 1049152
    -rw——T    1  root     root     128M    Mar     7  19:48 disk1
  2. Membuat zpool dengan cara,
    # zpool create fizz /export/home/disk1
    lalu, kita lihat hasilnya dengan mengetikkan perintah
    # zpool list
    NAME     SIZE      USED     AVAIL      CAP    HEALTH    ALTROOT
    fizz   123M      51.5K      123M         0%    ONLINE            –
  3. Membuat file ZFS dengan cara,
    # zfs create fizz/partisi1
    Setelah itu tinggal dicek ZFSnya dengan cara,
    # zfs list
    NAME            USED    AVAIL    REFER    MOUNTPOINT
    fizz                  168k      90.9M         23K         /fizz
    fizz/partisi1   21k       90.9M         21K          /fizz/partisi1
  4. Nah,, udah jadi,, file system ZFS sudah tercipta, bisa kita cek dengan perintah df -h
  5. Sedangkan untuk menghapus file system ZFS, tinggal mengetikkan perintah
    # zfs destroy fizz/partisi1
  6. Sedangkan untuk mengetahui status zpool, ketikkan perintah
    # zpool status fizz

Oke,, mungkin segitu dulu yak,,,,

Semoga bisa membantu,,, Sumber

Categories: Solaris Tags: , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: